Kegiatan Posyandu Balita, Ibu Hamil dan Lansia di Desa Hambuku Lima


    Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan program kesehatan masyarakat yang rutin diadakan sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, sekaligus memberikan perhatian pada kesehatan lansia. Di desa, posyandu menjadi wadah penting untuk memantau tumbuh kembang anak balita, kesehatan ibu hamil, dan kesejahteraan lansia. Namun, pelaksanaan posyandu sering kali membutuhkan tambahan tenaga dan bantuan agar dapat berjalan lebih efektif dan tertib.

    Melihat kondisi tersebut, kelompok KKN kami berinisiatif untuk ikut serta membantu pelaksanaan posyandu di Desa Hambuku Lima. Harapannya, keterlibatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi kami sebagai mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 9 September 2025 pukul 09.00–12.30 WITA dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak balita, ibu hamil, hingga para lansia.

    Sejak pukul 09.00 kami sudah berkumpul di lokasi posyandu untuk melakukan persiapan. Panitia posyandu terdiri dari bidan desa, kader kesehatan, serta beberapa warga yang sudah terbiasa mengelola kegiatan serupa. Tugas awal kami adalah membantu menata ruangan, menyiapkan meja pendaftaran, menata alat ukur berat badan dan tinggi badan, serta menyiapkan meja distribusi hadiah.

    Saat kegiatan dimulai, warga desa mulai berdatangan dengan membawa anak balita mereka, sementara sebagian lainnya adalah ibu hamil dan lansia. Kami membantu mengarahkan peserta agar masuk sesuai jalur yang sudah ditentukan, serta mencatat nama mereka di meja pendaftaran.

    Fokus utama posyandu adalah pada anak balita. Mereka melalui serangkaian pemeriksaan mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala lingkar lengan. Kami membantu mencatat nama anak dan orang tua yang mengikuti posyandu. Selain itu, kami juga membagikan hadiah setelah anak selesai mengikuti pemeriksaan. Hadiah berupa makanan bergizi ringan, gayung, dan botol minum diberikan sebagai bentuk apresiasi agar anak-anak semakin semangat mengikuti posyandu. 

    Ibu hamil yang datang ke posyandu mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan tekanan darah dan pemantauan kondisi kehamilan. 

    Setelah pemeriksaan, ibu hamil menerima paket hadiah berupa makanan bergizi dan ember. Pemberian ember ini memiliki filosofi tersendiri, yaitu agar dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, sehingga lebih bermanfaat bagi keluarga. Banyak ibu hamil yang menyampaikan rasa syukur karena merasa diperhatikan tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga dari sisi kebutuhan praktis.

    Para lansia juga turut hadir dalam kegiatan posyandu ini. Lansia yang hadir pada kegiatan ini cukup banyak. Lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti pengecekan tekanan darah dan konsultasi ringan terkait kondisi tubuh.

    Salah satu hal yang paling berkesan dari kegiatan posyandu adalah suasana kekeluargaan yang begitu kental. Seluruh masyarakat tampak antusias, para kader posyandu bekerja dengan penuh semangat, sementara kami sebagai mahasiswa diterima dengan tangan terbuka. Anak-anak tertawa riang setelah mendapatkan hadiah, ibu hamil tampak lega setelah mendapatkan pemeriksaan, dan para lansia merasa diperhatikan. Semua itu membuat kegiatan berlangsung hangat dan menyenangkan.

    Mengikuti kegiatan posyandu memberikan banyak pelajaran berharga bagi kami. Beberapa hal yang dapat kami refleksikan antara lain:

  1. Kegiatan posyandu mengingatkan kami bahwa kesehatan adalah modal penting dalam kehidupan masyarakat. Tanpa kesehatan yang baik, semua aktivitas lain akan terhambat.
  2. Sebagai mahasiswa, kami belajar bahwa keberadaan kami di tengah masyarakat tidak hanya sebatas “pengamat”, melainkan bisa benar-benar berkontribusi nyata, meskipun dalam hal-hal sederhana seperti membantu mendata anak-anak yang hadir dan membagikan hadiah. 

    Kegiatan membantu posyandu di Desa Hambuku Lima bukan hanya menjadi bagian dari program KKN, tetapi juga pengalaman yang memperkaya wawasan kami. Kami belajar bahwa kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini memberi nilai tambah yang nyata.


    Kami berharap, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dengan dukungan semua pihak. Selain itu, semoga apa yang kami lakukan, walaupun sederhana, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat desa, terutama balita, ibu hamil, dan lansia.

    KKN di Desa Hambuku Lima telah mengajarkan kami arti penting pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Semoga semangat ini terus terjaga dalam diri kami, tidak hanya selama KKN berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke kampus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Mingguan Pertama Mahasiswa KKN di Desa Hambuku Lima Kecamatan Babirik

Laporan Mingguan Kedua Mahasiswa KKN di Desa Hambuku Lima Kecamatan Babirik

Kegiatan Mahasiswa KKN dalam Acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Hambuku Lima